Gubernur NTT : Humas Harus Paham Teknologi Informasi
Google Image : Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan Teknologi Informasi - Humas Harus Melek Teknologi

Perkembangan Teknologi Informasi - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan, orang yang bekerja dibagian Hubungan Masyarakat (Humas) pada pemerintahan mesti paham dan menguasai teknologi informasi.

Sebab, Humasnya pemerintah menjadi corong informasi dan menjadi, mata, telinga dan mulut
pemerintah. Maka dibagian Humas mesti orang-orang punya kapasitas dan paham mengenai teknologi informasi.

Jika tidak sama saja, segala format informas yang baik mengenai kinerja pemerintah bakal hilang begitu saja. Harus dinarasikan dengan dan disebarluaskan. Sehingga tidak sedikit yang memahami apa yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah.

"Pemerintah mesti menanam humas yang baik. Paham teknologi informasi. Karena humas ialah biji mata telinga dan mulut dari pada organisasi kita. Harus paham mengenai teknologi informasi. Dia punya teman-teman yang spektakuler dia punya grup apapun tersebut di tangannya semua di
ceritakan," ujar Gubenur Viktor di Aula Setda Nagekeo, Rabu (1/5/2019).
Ia mengungkapkan unsur Humas mesti dapat membuat narasi yang bagus mengenai segala pekerjaan pemerintah. Sehingga orang diluar sana mengenal mengenai apa yang sedang dilakukan. Sehingga dapat juga mencegah segala urusan yang buruk.


"Ceritanya macam apa mesti mampu diciptakan narasi terbaik. Saya tidak jarang kali bilang mengusung pejabat tersebut susah, tapi membebastugaskan pejabat sangat gampang," ujarnya.

Harus Berpikir Out Of The Box

Ia menuliskan harus beranggapan out of the box. Seorang pemimpin mesti berani menuntaskan tantangan. Harus visioner dan tidak pantang menyerah. Seorang pemimpin tersebut harus menuntaskan tantangan.

"Kita mesti mulai membina secara luar biasa. Paling berat di provinsi ini bukan masalah apa, namun hatinya. Orang buat program namun hatinya mati, tersebut sama saja," ujarnya.

Ia menuliskan etos dan motivasi kerja mesti ditanam mulai ketika ini. Semua ambil unsur dan ubah teknik kerja lama yang tidak terdapat kemajuan. Harus berani dan percaya diri.


Ia pun menegaskan membina NTT tidak lumayan dengan rapat-rapat yang tidak jelas. Rapat singkat namun hasilnya mesti jelas. Jangan habiskan masa-masa itu melulu untuk rapat saja. Yang kerjanya melulu rapat itu dijamin orang bebal karena solusinya tidak terdapat atau hasilnya tidak ada.

"Berdasarkan keterangan dari saya anda bangun suatu cara beranggapan baru di Nusa Tenggara Timur kita tidak boleh kerja biasa. Ini peluang kita bikin sejarah-sejarah peradaban membina Indonesia bahwa provinsi NTT termiskin, kabupaten termiskin. Masa anda kalah sama Bupati Banyuwangi, kini mereka menjadi kabupaten hebat masa anda kalah. Kita mesti bisa, kini hebat dan ini dalam perjalanan kesana NTT bangkit dan NTT sejahtera," tegas Viktor.

Ia mengharapkan supaya Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo dapat membawa perubahan untuk masyarakat Nagekeo dan Nagekeo dapat berubah cocok dengan tagline NTT bangkit dan NTT sejahtera.