Perkembangan Teknologi Cctvi | INDI 4.0 ukur kesiapan sektor manufaktur hadapi Revolusi Industri 4.0



Google Image - Perkembangan Teknologi Cctv



Perkembangan Teknologi Cctv - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan sektor manufaktur prioritas untuk bertransformasi menuju industri 4.0. denganmerangkai Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) yang merupakanindeks acuan guna industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan industri bertransformasi menuju industri 4.0 di Indonesia.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menjelaskan, INDI 4.0 terdiri atas lima pilar, yaitu manajemen dan organisasi (management and organization), orang dankebiasaan (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation). Adapun level dalam INDI 4.0 mulai dari level 0 yang dengan kata beda belum siap bertransformasi ke industri 4.0.

Kemudian, level 1 industri masih pada tahap kesiapan awal, level 2 merupakan industri pada tahap kesiapan sedang, level 3: industri sudah pada tahap kesiapan matang, dan level 4 menandakan industri sudah menerapkan industri 4.0.

“Sampai saat ini, sebanyak 328 perusahaan industri sudah menggarap self-assesment INDI 4.0 secara online melalui akun SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional),” ungkap Ngakan.


Jumlah tersebut mencakup 39 perusahaan industri makanan dan minuman, 10 perusahaan industri tekstil, serta 30 perusahaan industri kimia,

Selanjutnya, 198 perusahaan industri otomotif, 28 perusahaan industri elektronika, 11 perusahaan industri logam, 11 perusahaan industri aneka, dan 1 perusahaan industri EPC. “Dari hasil self-assesment INDI 4.0, industri di Indonesia cukup siap untuk bertransformasi menuju indsutri 4.0,” tegasnya.

Kemenperin bersama tim juri, yaitu McKinsey&Company, Microsoft Indonesia, SAP Indonesia, PT. Schneider Eletric Indonesia, dan Akademisi Universitas Diponegoro, menggarap verifikasi dan validasi hasil self-assesment tersebut untuk memberikan penghargaan dan apresiasi guna perusahaan industri yang bertransformasi menuju industri 4.0.

“Selain memperhatikan capaian self-assesment INDI 4.0, kriteria dalam pemberian penghargaan tersebut yaitu roadmap dan journey implementasi industri 4.0 di perusahaan industri, dan tentunya perusahaan nasional,” tambahnya.

Kemenperin telah menyimpulkan lima industri yang mengejar penghargaan INDI 4.0, yaitu (1) PT. Indolakto untuk sektor industri makanan minuman, (2) PT. Pupuk Kaltim untuk sektor industri kimia, (3) PT. Pan Brothers, Tbk untuk sektor industri tekstil, (4) PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia untuk sektor industri otomotif, dan (5) PT. Hartono Istana Teknologi untuk sektor industri elektronika.

Dalam rangkaian acara ini, Kemenperin menunjuk PT. Schneider Electric Manufacturing Batam (PT. SEMB) sebagai Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia. Penunjukan ini menurut keterangan dari Program Batam Digital Tranformation Journey yang dimulai tahun 2017, merangkum 4 pilar, yaitu cyber security, people and leadership, product life cycle and data management, dan data analytics.

Ngakan menjelaskan, kunci keberhasilan PT. SEMB dalam menggarap transformasi digital dilakukan melalui sebanyak tahap antara lain (1) Pendefinisian komitmen dari manajemen puncak ke level paling bawah dan perumusan target perusahaan secara jelas; (2) Pengembangan kompetensi digital dan mengubah mindset, kelaziman kerja dan organisasi menuju digital attitude; dan (3) Scalling upmelalui pengembanganketerampilan dan adopsi model operasional yang baru dan efisien untuk diterapkan di perusahaan.


“Dengan adanya lighthouse ini dapat menjadi pembelajaran guna industribeda dalam bertransformasi menuju industri 4.0. harapannya, ke depan semakin tidak tidak banyak lighthouse yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.


Pada tahun 2018, Kemenperin bersama TUV Rheinland, PT. Festo Indonesia, dan PT. Schneider Electric Indonesia mengadakan tuntunan teknisuntuk 65 peserta manager transformasi industri 4.0 di PT. SEMB. “Manajer tranformasi ini sebagai leader dalam menggarap transformasi industri 4.0 di perusahaannya,” imbuhnya.(wn)